Seputar Penyakit Darah Tinggi yang Harus Diketahui

penyakit darah tinggi

Ada banyak jenis penyakit baik yang ringan sampai dengan yang berbahaya. Penyakit darah tinggi salah satunya. Apa penyakit darah tinggi itu? Penyakit darah tinggi sendiri merupakan penyakit yang menyerang pada pembulu darah yang akhirnya membuat tekanan darah menjadi naik secara drastis. Menderita penyakit satu ini tidak hanya akan membuat Anda mengalami stroke, tapi juga dapat membuat nyawa seseorang tidak tertolong. Ini dikarenakan penyakit satu ini dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh seperti jantung, mata, otak, dan sebagainya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan sangat penting untuk dilakukan agar tidak terserang dari berbagai penyakit berbahaya seperti darah tinggi. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai seputar penyakit darah tinggi, baca artikel berikut ini.

Apa gejalanya?

Banyak orang yang tidak tahu persis mengenai gejala dari penyakit darah tinggi. Kebanyak orang akan mengetahui kalau dirinya mengalami darah tinggi setelah dirinya melakukan tengsi darah. Jika Anda tidak mengetahui gejala darah tinggi dan membuat Anda mengkonsumsi berbagai makanan yang sembarang, bisa-bisa memperburuk keadaan penyakit Anda. Oleh karena itu, Anda harus mengenali terlebih dahulu mengenai gelaja dari darah tinggi itu sendiri. Adapun gejala dari darah tinggi sendiri seperti sakit kepala, pandangan kabur, pusing, gantuk, denyut jantung tidak teratur, nyerih dadah, dan sulit bernapas. Maka dari itu, jika Anda mengalami salah satu dari yang disebutkan bisa saja ini menjadi salah satu gejala bahwa Anda sedang menderita penyakit darah tinggi.

Apa penyebabnya?

Selain Anda harus mengetahui mengenai gejala apa saja dari darah tinggi, Anda juga harus tahu apa saja yang menyebabkanya. Dengan Anda mengetahui penyebabnya, maka Anda bisa hidup lebih sehat lagi dengan cara menghindari yang dapat menyebabkan datangnya penyakit darah tinggi. Adapun hal-hal yang dapat menyebabkan darah tinggi seperti berikut ini.

  1. Banyak pikiran/stres
  2. Mengkonsumsi minuman beralkohol
  3. Berat badan yang berlebihan
  4. Pola makan dan makanan yang dimakan sembarangan
  5. Gaya hidup yang kurang baik/kurang bergerak seperti olahraga (kurang bergerak dan sering duduk dapat memberi peluang besar untuk sakit darah tinggi)
  6. Faktor keturunan (jika ada anggota keluarga yang menderita sakit darah tinggi dapat menjadi penyebab Anda terkena darah tinggi)
  7. Faktor usia (Semakin tua usia seseorang, maka semakin besar potensi panyakit darah tinggi akan menyerang)

Bagaimana cara mencegahnya?

Setelah Anda mengetahui gejala dan penyebab, selanjutnya yang harus Anda ketahui seputar penyakit darah tinggi yaitu bagaimana cara mencegahnya. Tidak ingin bukan jika Anda atau keluarga mengalami penyakit darah tinggi? Oleh sebab itu, jika Anda atau keluarga tidak ingin ada yang memiliki penyakit darah tinggi, maka Anda harus menceganya. Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit darah tinggi. Adapun caranya untuk mencegah agar tidak terkena penyakit darah tinggi yaitu menjaga dan mengatur pola makan dengan baik, rutin berolahraga, tidak boles stres, berhenti merokok, menguransi mengkonsumsi garam dan kafein, dan menurunkan berat badan. Nah, seperti kata pepatah lebih baik mencegah dari pada mengobati. Begitu juga dengan penyakit satu ini lebih baik dicegah.

Demikianlah informasi seputar penyakit darah tinggi yang harus diketahui oleh Anda. Selain itu, jika ada anggota keluarga Anda yang mengalami penyakit darah tinggi, ada beberapa bahan alami yang bisa dicoba untuk mengatasi darah tinggi. Adapun bahan alami yang dimaksud seperti bawang putih, buah mengkudu, dan mentimun.

4 Kebiasaan Ini bisa Sebabkan Rambut Rontok

Rambut Rontok1

Rambut rontok menjadi salah satu masalah rambut yang paling banyak dialami oleh setiap orang dan merupakan problema yang paling sering dikeluhkan karena bisa membuat kulit kepala menjadi tampak terlihat sehingga mengurangi menariknya penampilan. Meski demikian, banyak orang tak menyadari bahwa kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan dalam setiap harinya sangat berkaitan erat dengan masalah ini. Kebiasaan-kebiasan yang dimaksud di antaranya:

Mengikat rambut terlalu kecang

Kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang ternyata bisa sebabkan rambut rontok. Rambut yang diikat terlalu kecang akan menarik rambut sampai ke akar-akanya sehingga daya tarik yang kuat akan melemahkan ketahanan rambut dan membuat rambut menjadi rontok. Di samping itu, mengikat rambut yang terlalu kencang juga dapat membuat kepala menjadi pusing karena tidak memberi sirkulasi udara di tempat pangkalan rambut diikat. Oleh karena itu, jangan sampai mengikat rambut terlalu kencang bila tidak ingin mengalami rambut rontok lebih banyak baik dari akar-akarnya maupun patah dari tengahnya.

Menyisir rambut saat lagi basah

Opini yang menyatakan bahwa menyisir rambut saat lagi basah dapat membuat rambut menjadi halus ketika sudah kering. Hal tersebut ada benarnya karena pada saat rambut sudah kering, tidak kerepotan lagi dalam menyisir rambut. Namun, menyisir rambut saat lagi basah juga dapat menimbulkan efek buruk yaitu membuat rambut menjadi rontok. Mengapa? Sebab, kulit kepala masih sangat lembut sehingga rentan untuk mengalami kerontokan ketika disisir, terlebih bila menggunakan sisir yang jari-jarinya rapat. Untuk itu, kebiasaan yang satu ini patut dihindari. Bila perlu bersisir terlebih dahulu sebelum keramas, setelah keramas rambut tidak terlalu kusut dan bisa disisir dengan nyaman ketika sudah kering.

Memakai shampo sembarangan

Kebiasaan memilih shampo yang suka akan wanginya terkadang bahkan membahayakan kulit kepala. Shampo memiliki bahan kimia dan bila dipilih secara asal-asalan bisa memicu rambut rontok, terlebih bila dipakai terlalu sering. Penggunaan shampo dalam setiap harinya memang dapat membersihkan kulit kepala dan rambut dari polusi udara, akan tetapi hal ini akan berdampak buruk pada kekuatan rambut karena dipengaruhi oleh bahan kimia yang terkandung dalam shampo. Untuk itu, ketika membeli shampo sebaiknya perhatikan fungsi shampo yang digunakan. Pastikan kegunaannya sesuai dengan masalah rambut yang dialami.

Menata rambut terlalu sering

Rambut memang disebut sebagai mahkota. Terlebih bila rambut panjang tentunya dapat diatur dan ditata dengan rapi sehingga terlihat cantik. Namun, menata rambut juga dapat membuat rambut rontok sebab dalam penataannya, akar-akar rambut akan sering tertarik sehingga mengancam kekuatan rambut. Apalagi penataan rambut sembari menggunakan peralatan kecantikan seperti hair dryer dan pewarna, tentu kerontokan rambut akan semakin menjadi. Meski terlihat cantik karena sering berdandan dengan menata rambut, tapi perlu disadari bahwa hal tersebut merupakan kebiasaan yang juga membuat rambut menjadi bermasalah.

Selain beberapa hal di atas, yang juga menjadi pemicu rontoknya rambut adalah program diet. Alih-alih mendapat tubuh ideal, program diet yang dilakukan dapat berdampak negatif pada kesehatan rambut karena kekurangan nutrisi dan protein. Ingat, bila kulit kepala kekurangan nutrisi dan protein, besar kemungkinan dapat membuat frekuensi atau perkembang biakan jamur menjadi meningkat sehingga dapat membuat kulit kepala menjadi berketombe. Dengan kata lain, bisa jadi masalah yang ditimbul malah berjibun tidak hanya rambut rontok tetapi juga berketombe. Untuk itu, hindari beberapa kebiasaan buruk di atas jika ingin pertumbuhan rambut sehat dan kuat.