Berbagai Penyakit Mulut & Cara Mengatasinya

Seberapa peduli Anda akan kesehatan mulut? Mulailah peduli agar tidak menghadapi penyakit mulut yang dapat mengganggu aktivitas berkaitan dengan mulut serta tidak turun rasa percaya diri.  

Mulut tidak hanya sebagai organ pencernaan tetapi juga membantu bernafas (ketika hidung tidak memadai) dan berbicara. Makanya, Anda harus merawat kesehatan mulut dengan baik agar tidak timbul penyakit. Ingat, ketika muncul penyakit pada mulut, bukan hanya akan menyulitkan Anda untuk mengkonsumsi makanan melainkan juga akan menurunkan rasa percaya diri Anda saat berbicara kepada orang lain. Berikut ini berbagai penyakit mulut sekaligus cara mengatasinya yang patut untuk dibaca:

Sariawan

SariawanSariawan menjadi penyakit mulut yang pernah bahkan sering dialami oleh kebanyakan orang, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa. Sariawan merupakan luka berwarna putih bulat yang biasanya  muncul pada bibir, lidah, sudut bibir, atau pipi bagian dalam. Sebetulnya, apa yang menjadi pemicu sariawan sendiri? Penyebabnya bisa beragam yakni tergigit, terkena sikat gigi, kebersihan mulut tidak terjaga, kekurangan vitamin B12, C, & zat besi dan lain sebagainya. Bagaimana mengatasi sariawan sendiri? Di antaranya menggunakan obat kumur atau bisa dengan bahan alami seperti menempelkan kopi bubuk pada luka kemudian diamkan beberapa menit lalu berkumur. Sariawan pada umumnya bisa sembuh dengan sendirinya, durasinya sekitar 14 hari. Namun, asa perih ketika makan dan tidak nyaman saat berbicara membuat sebagian orang harus sesegera mungkin untuk mengatasinya.

Bau mulut

bau mulut2Bau mulut merupakan masalah yang umum terjadi di segala usia. Bahkan, pada sebagian orang, bau mulut sudah menjadi masalah yang permanen. Faktanya, bau mulut dapat menurunkan rasa percaya diri seseorang untuk berbicara dengan teman, klien, atau pacar. Sebetulnya, apa yang menjadi penyebab bau mulut? Gigi berlubang, mulut kering, rokok, atau makanan yang Anda konsumsi. Jangan biarkan bau mulut menjadi penghalang Anda untuk bergaul. Lantas, bagaimana cara untuk mengatasinya? Cabut gigi yang berukuran besar karena dapat menjadi sarang bakteri selain dapat menyebabkan sakit gigi, perbanyak minum air putih agar mulut tidak kering (pada saat puasa, Anda bisa mengkonsumsi wijen, yoghurt, atau keju untuk mencegah bau mulut saat berbuka atau sahur), gosok gigi setelah makan, hindari rokok, dan tidak mengkonsumsi petai, jengkol, atau makanan pemicu bau mulut lainnya.

Bibir kering

Bibir keringBaik pria maupun wanita, umumnya pernah bahkan sering mengalami bibir kering. Selain karena puasa, pemicu lain dari bibir kering sebagai berikut: penggunaan lipstick yang salah, kekurangan nutrisi dan vitamin, paparan sinar matahari, efek penggunaan obat-obatan tertentu, penggunaan pasta gigi yang tidak cocok, perubahan suhu, merokok, dan lain sebagainya. Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi bibir kering? Perbanyak minum air putih, oleskan madu, minyak kelapa, irisan mentimun, dan lain sebagainya. Ketika mengalami bibir kering sebaiknya jangan dianggap remeh karena bibir kering bisa menjadi indikator penyakit anemia dan diabetes. Oleh karenanya, jika bibir kering dialami dalam waktu yang lama atau dengan frekuensi yang terlampau sering, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Gusi bengkak

gusi bengkak2Penyakit mulut lainnya yang memicu rasa tidak nyaman adalah gusi bengkak. Apa yang menjadi pemicu gusi bengkak sendiri? Bisa disebabkan oleh kawat gigi, kekurangan vitamin, kehamilan, atau lain sebagainya. Apa yang harus dilakukan untuk menangani gusi bengkak? Minum obat antibiotik, mengoleskan minyak cengkeh pada gusi yang bengkak, banyak-banyak minum, berkumur dengan air lemon, berkumur dengan air garam, dan lainnya. Apakah perlu dibawa ke dokter? Jika Anda sedang dalam kondisi hamil, gusi bengkak tidak kunjung sembuh, atau gusi bengkak disertai nanah, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Terlihat Awet Muda di Usia 30-an

Cantik dan awet muda di usia 30-anAda banyak orang di usia 30-an yang sudah terlihat tua. Bahkan ada yang sudah terlihat seperti kakek nenek. Penyebab utama dari hal ini adalah penampilan dan kulit mereka yang sudah banyak kerutannya. Jika Anda saat ini berusia 30-an, apakah Anda pernah bertanya kepada orang-orang di sekitar Anda tentang penampilan Anda? Jika iya dan Anda dianggap sudah berumur 40-an atau lebih, jangan mengabaikan hal tersebut karena bisa saja anggapan mereka merusak image dan menimbulkan candaan kepada Anda, seperti wajah tua, wajah boros, nenek-nenek, dan lain sebagainya. Untuk itu, mulai dari sekarang Anda sebaiknya rajin melakukan hal-hal di bawah ini agar Anda terlihat awet muda:

Pakai krim dengan bahan pencerah alami

Tujuan utama menggunakan krim dengan bahan pencerah alami adalah untuk membuat kulit wajah dan kulit tubuh Anda terlihat cerah dan bersih. Bahan pencerah alami tidak memiliki efek samping sama sekali sehingga Anda bisa memakainya setiap hari. Ingat untuk memilih produk krim pencerah yang sudah memiliki izin resmi dan kualitas yang sudah tidak diragukan lagi. Jangan mudah tergiur dengan krim pencerah yang harganya murah. Sadari apabila bahan yang terkadandung di dalam produk tersebut adalah bahan-bahan kimia berbahaya, kulit Anda akan kering dan kusam serta ada kemungkinan untuk mengalami kanker kulit. Tentu Anda tidak ingin hal ini menimpa Anda, bukan? Oleh sebab itu, lebih berhati-hati dalam membeli krim pencerah dan pastikan untuk membeli produk berkualitas saja.

Konsumsi suplemen untuk kulit

Selain perawatan dari luar, seperti memakai krim pencerah dengan bahan alami, produk kecantikan yang mengandung retinol, SPF, dan fungsi eksfoliator, sangat disarankan untuk melakukan perawatan dari dalam, yaitu dengan cara mengkonsumsi suplemen untuk kulit. Oya, konsumsi suplemen ini sesuai aturan dan prosedur pemakaian agar hasilnya maksimal. Jangan lupa untuk memastikan sebelum membeli produk ini, Anda sudah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar Anda tidak salah beli produk. Sadari bahwa jika Anda membeli suplemen yang salah, besar kemungkinan Anda akan mengalami masalah pencernaan dan gangguan kesehatan lainnya, seperti paru-paru, lambung, darah tinggi, dan lain sebagainya.

Selain mengkonsumsi suplemen sehat untuk kulit, Anda juga disarankan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak vitamin E dan C yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan kulit sehingga tubuh dan kulit tetap sehat.

healthy foods

Terapkan pola hidup sehat

Menerapkan pola hidup sehat sebenarnya sangatlah gampang, apalagi jika memang sudah diniatkan dari dalam hati. Sayangnya, kebanyakan orang hanya bisa bertahan 1-2 bulan saja dengan pola hidup sehat karena menganggap gaya hidup ini susah dan membosankan. Mereka tidak menyadari bahwa dengan menerapkan pola hidup sehat, tubuh dan hidup mereka akan sehat pula. Adapun beberapa contoh penerapan pola hidup sehat adalah istirahat yang cukup 7-8 jam per hari, minum air putih 8 gelas per hari, mengkonsumsi buah dan sayur dan menjauhi minuman bersoda dan makanan cepat saji, menghindari rokok, rajin berolahraga, dan lain sebagainya. Memang pada awalnya hal ini tidak lah mudah untuk dilakukan karena butuh proses. Misalnya, jika Anda seorang perokok, tentu akan sangat sulit untuk tidak merokok. Namun, jika Anda sudah niat, Anda pasti bisa melakukannya secara bertahap. Jika Anda malas berolahraga, Anda pun bisa mulai rutin melakukannya sekarang baik di pagi hari atau sore hari. Jika tidak punya di saat itu, malam hari juga boleh berolahraga.

Seputar Penyakit Darah Tinggi yang Harus Diketahui

penyakit darah tinggi

Ada banyak jenis penyakit baik yang ringan sampai dengan yang berbahaya. Penyakit darah tinggi salah satunya. Apa penyakit darah tinggi itu? Penyakit darah tinggi sendiri merupakan penyakit yang menyerang pada pembulu darah yang akhirnya membuat tekanan darah menjadi naik secara drastis. Menderita penyakit satu ini tidak hanya akan membuat Anda mengalami stroke, tapi juga dapat membuat nyawa seseorang tidak tertolong. Ini dikarenakan penyakit satu ini dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh seperti jantung, mata, otak, dan sebagainya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan sangat penting untuk dilakukan agar tidak terserang dari berbagai penyakit berbahaya seperti darah tinggi. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai seputar penyakit darah tinggi, baca artikel berikut ini.

Apa gejalanya?

Banyak orang yang tidak tahu persis mengenai gejala dari penyakit darah tinggi. Kebanyak orang akan mengetahui kalau dirinya mengalami darah tinggi setelah dirinya melakukan tengsi darah. Jika Anda tidak mengetahui gejala darah tinggi dan membuat Anda mengkonsumsi berbagai makanan yang sembarang, bisa-bisa memperburuk keadaan penyakit Anda. Oleh karena itu, Anda harus mengenali terlebih dahulu mengenai gelaja dari darah tinggi itu sendiri. Adapun gejala dari darah tinggi sendiri seperti sakit kepala, pandangan kabur, pusing, gantuk, denyut jantung tidak teratur, nyerih dadah, dan sulit bernapas. Maka dari itu, jika Anda mengalami salah satu dari yang disebutkan bisa saja ini menjadi salah satu gejala bahwa Anda sedang menderita penyakit darah tinggi.

Apa penyebabnya?

Selain Anda harus mengetahui mengenai gejala apa saja dari darah tinggi, Anda juga harus tahu apa saja yang menyebabkanya. Dengan Anda mengetahui penyebabnya, maka Anda bisa hidup lebih sehat lagi dengan cara menghindari yang dapat menyebabkan datangnya penyakit darah tinggi. Adapun hal-hal yang dapat menyebabkan darah tinggi seperti berikut ini.

  1. Banyak pikiran/stres
  2. Mengkonsumsi minuman beralkohol
  3. Berat badan yang berlebihan
  4. Pola makan dan makanan yang dimakan sembarangan
  5. Gaya hidup yang kurang baik/kurang bergerak seperti olahraga (kurang bergerak dan sering duduk dapat memberi peluang besar untuk sakit darah tinggi)
  6. Faktor keturunan (jika ada anggota keluarga yang menderita sakit darah tinggi dapat menjadi penyebab Anda terkena darah tinggi)
  7. Faktor usia (Semakin tua usia seseorang, maka semakin besar potensi panyakit darah tinggi akan menyerang)

Bagaimana cara mencegahnya?

Setelah Anda mengetahui gejala dan penyebab, selanjutnya yang harus Anda ketahui seputar penyakit darah tinggi yaitu bagaimana cara mencegahnya. Tidak ingin bukan jika Anda atau keluarga mengalami penyakit darah tinggi? Oleh sebab itu, jika Anda atau keluarga tidak ingin ada yang memiliki penyakit darah tinggi, maka Anda harus menceganya. Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit darah tinggi. Adapun caranya untuk mencegah agar tidak terkena penyakit darah tinggi yaitu menjaga dan mengatur pola makan dengan baik, rutin berolahraga, tidak boles stres, berhenti merokok, menguransi mengkonsumsi garam dan kafein, dan menurunkan berat badan. Nah, seperti kata pepatah lebih baik mencegah dari pada mengobati. Begitu juga dengan penyakit satu ini lebih baik dicegah.

Demikianlah informasi seputar penyakit darah tinggi yang harus diketahui oleh Anda. Selain itu, jika ada anggota keluarga Anda yang mengalami penyakit darah tinggi, ada beberapa bahan alami yang bisa dicoba untuk mengatasi darah tinggi. Adapun bahan alami yang dimaksud seperti bawang putih, buah mengkudu, dan mentimun.

4 Kebiasaan Ini bisa Sebabkan Rambut Rontok

Rambut Rontok1

Rambut rontok menjadi salah satu masalah rambut yang paling banyak dialami oleh setiap orang dan merupakan problema yang paling sering dikeluhkan karena bisa membuat kulit kepala menjadi tampak terlihat sehingga mengurangi menariknya penampilan. Meski demikian, banyak orang tak menyadari bahwa kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan dalam setiap harinya sangat berkaitan erat dengan masalah ini. Kebiasaan-kebiasan yang dimaksud di antaranya:

Mengikat rambut terlalu kecang

Kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang ternyata bisa sebabkan rambut rontok. Rambut yang diikat terlalu kecang akan menarik rambut sampai ke akar-akanya sehingga daya tarik yang kuat akan melemahkan ketahanan rambut dan membuat rambut menjadi rontok. Di samping itu, mengikat rambut yang terlalu kencang juga dapat membuat kepala menjadi pusing karena tidak memberi sirkulasi udara di tempat pangkalan rambut diikat. Oleh karena itu, jangan sampai mengikat rambut terlalu kencang bila tidak ingin mengalami rambut rontok lebih banyak baik dari akar-akarnya maupun patah dari tengahnya.

Menyisir rambut saat lagi basah

Opini yang menyatakan bahwa menyisir rambut saat lagi basah dapat membuat rambut menjadi halus ketika sudah kering. Hal tersebut ada benarnya karena pada saat rambut sudah kering, tidak kerepotan lagi dalam menyisir rambut. Namun, menyisir rambut saat lagi basah juga dapat menimbulkan efek buruk yaitu membuat rambut menjadi rontok. Mengapa? Sebab, kulit kepala masih sangat lembut sehingga rentan untuk mengalami kerontokan ketika disisir, terlebih bila menggunakan sisir yang jari-jarinya rapat. Untuk itu, kebiasaan yang satu ini patut dihindari. Bila perlu bersisir terlebih dahulu sebelum keramas, setelah keramas rambut tidak terlalu kusut dan bisa disisir dengan nyaman ketika sudah kering.

Memakai shampo sembarangan

Kebiasaan memilih shampo yang suka akan wanginya terkadang bahkan membahayakan kulit kepala. Shampo memiliki bahan kimia dan bila dipilih secara asal-asalan bisa memicu rambut rontok, terlebih bila dipakai terlalu sering. Penggunaan shampo dalam setiap harinya memang dapat membersihkan kulit kepala dan rambut dari polusi udara, akan tetapi hal ini akan berdampak buruk pada kekuatan rambut karena dipengaruhi oleh bahan kimia yang terkandung dalam shampo. Untuk itu, ketika membeli shampo sebaiknya perhatikan fungsi shampo yang digunakan. Pastikan kegunaannya sesuai dengan masalah rambut yang dialami.

Menata rambut terlalu sering

Rambut memang disebut sebagai mahkota. Terlebih bila rambut panjang tentunya dapat diatur dan ditata dengan rapi sehingga terlihat cantik. Namun, menata rambut juga dapat membuat rambut rontok sebab dalam penataannya, akar-akar rambut akan sering tertarik sehingga mengancam kekuatan rambut. Apalagi penataan rambut sembari menggunakan peralatan kecantikan seperti hair dryer dan pewarna, tentu kerontokan rambut akan semakin menjadi. Meski terlihat cantik karena sering berdandan dengan menata rambut, tapi perlu disadari bahwa hal tersebut merupakan kebiasaan yang juga membuat rambut menjadi bermasalah.

Selain beberapa hal di atas, yang juga menjadi pemicu rontoknya rambut adalah program diet. Alih-alih mendapat tubuh ideal, program diet yang dilakukan dapat berdampak negatif pada kesehatan rambut karena kekurangan nutrisi dan protein. Ingat, bila kulit kepala kekurangan nutrisi dan protein, besar kemungkinan dapat membuat frekuensi atau perkembang biakan jamur menjadi meningkat sehingga dapat membuat kulit kepala menjadi berketombe. Dengan kata lain, bisa jadi masalah yang ditimbul malah berjibun tidak hanya rambut rontok tetapi juga berketombe. Untuk itu, hindari beberapa kebiasaan buruk di atas jika ingin pertumbuhan rambut sehat dan kuat.